Postingan

M A L A M ...

Gambar
Lembut, remang dan syahdu, Aku ingat saat Ibu terbangung Mengecup dahiku yang masih lunak saat itu, Di usapnya kepalaku yang mulai di tumbuhi rambut – rambut Sepuluh, dua puluh, tiga puluh menit bahkan lebih, Rasa kantuk Ibu tertahan, tenggelam dan hilang Saat kelung lesung pipit di pipimu terukir indah, kedua bibirmu senyum manis melengkung Lembut, Belaian tangan Ibu Ketika aku mengeluarkan suara, sebuah desisan Ibu cepat tanggap memeriksa sekujur tubuhku Di malam yang remang, tenang dan kelam Seekor nyamuk, menusuk kulit lembutku dengan paruh halusnya Paruhnya masuk pelan – pelan, aku mendesis sekali lagi Ibu temukan nyamuk itu dibawah cahaya remang lampu teplok “Cak!” nyamuk itu mati di tangan Ibu Ibu tak sudi anaknya disakiti, kapanpun dan dimanapun Malam yang remang kerap Ibu lewati dengan tidur ayam di sisi anaknya, siap – siaga setiap saat demi, Sang buah hati... “Iya sayang... Ibu disini selalu,” Jan...

HAMBA TIPE APA KAMU ???

Gambar
Dalam perkara niat banyak sebab yang menjadikan kita melaksakan sesuatu. Berbagai dalih muncul ketika kita hendak melakukan sesuatu. Ada tiga tipe manusia dalam perkara niat: Pertama, pernah kah kamu bekerja di sebuah institusi, perusahaan, lembaga dan organisasi? Saat kamu bekerja dengan segala tekanan dari atasan kamu, saat kamu selalu di kejar – kejar oleh deadline yang mengantri di kalender kerja. Semua pekerjaan kamu lakukan karena rasa takut dan cemas. Kalau tidak lulus proyek yang kamu selesaikan maka kamu akan dikeluarkan dari perusahaan. Kalau kamu tidak bekerja sesuai deadline kamu akan di drop out dari institusi tersebut. Ya, seperti seorang hamba sahaya -budak- yang melakukan segala sesuatu atas perintah tuannya. Luar biasa takut jika hal itu tidak selesai, tidak sesuai dengan keinginan tuannya. Begitulah, ketika kita melakukan ibadah kepada Allah SWT karena takut akan azab yang akan allah SWT berikan kepada kita. Kita beribadah karena takut akan siksaan ...

Citizen Jurnalisme ( Example )

Isparta, (10/03). Setelah bergelut lama dengan berbagai makalah dan jurnal mahasiswa Indonesia kandidat do k toral ini mendapatkan lampu hijau untuk mengikuti ujian kompherensif. Sebut saja namanya Ahmad, semua orang juga memanggilnya begitu. Kesibukannya di sela menanti waktu untuk ujian adalah duduk rapi di depan laptop dari matahari terbit hingga terbenam, bertapa di gedung perpustakaan. Tidak hanya f okus dengan akademik, Ahmad juga aktif di lembaga penelitian yang ada di Jakarta dan mengasuh sebuah Sekolah Tinggi. Oleh karnanya ia selalu aktif menulis sesuai permintaan lembaga penelitian dan Sekolah Tinggi yang dibinanya. Tahun ini adalah tahun ke tiga Ahmad di Suleyman Demirel University. Satu tahun ia habiskan dengan kursus bahasa Turki. Sudah hampir dua tahun ia duduk di kursi doktoralnya. Sejauh ini, Ahmad tidak pernah mendapatkan nilai rata – rata yang rendah. Setiap semester Ahmad selalu mendapatkan IPK di atas 3.70. Kenapa tidak? Ayah beranak tiga ini sangat ulet. ...

Raja Kecil Siak

Gambar
Hiruk pikuk pertempuran antara Indonesia dan Belanda membuat berbagai macam kesepakatan yang tidak pernah bertemu pada satu titik. Kali ini Sultan Indermansyah tidak diam, dia mengutus putranya untuk mengikuti kesepatakan dagang yang terkenal dengan nama VOC. Dalam posisi Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah I, Raja Kecil sebagai utusan di dalam Vereenigde Oostindische Compagnie ( VOC ) tidak bisa berbuat banyak. Hanya dapat menyuarakan suara rakyat yang sejatinya tidak dapat juga dimenangkan. Banyak sekali taktik licik yang ada di kepala Belanda. Beberapa butir kesepakatan yang lahir dari VOC adalah hasil dari buah pemikiran mereka juga. Geram melihat gerak – gerik penjajah yang tak pernah berhenti menjajah tanah air. Menganiaya, mengperkerjakan, memenjarakan, menghardik keras para pekerja Indonesia.  “Mereka tidak hanya mengeruk tenaga para pemuda kami, mereka juga mengeruk kekayaan alam yang ada di bumi pertiwi ini.” Raja Kecil sadar akan semua yang dilakukan Bela...